Saturday, April 9, 2011

firm faith

Bismillah.

Malu dengan diri berbicara kisah-kisah mereka yang terdahulu.
Dua kisah yang berbeza namun hikmahnya begitu suci.
Besar terlalu menjulang dan terasing perjuangan mereka.
Terlalu asing dari kebatilan.

Mujahidah islam Zainab al-Ghazali.
nama yang kita pandang enteng dalam dunia moden ini.
tapi pasti perjuangannya menjadi sebutan para penduduk langit.
memuji, dan insyaAllah kita para du'at sendiri merasa tertusuk dengan perjuangannya.
merasa sakit dengan penderitaannya.

Saat-saat setiausahanya datang dengan susah payahnya
semata-mata untuk mengkhabarkan perjuangannya

..."kita telah di'ban'"...
dan jawapan pertama yang terkeluar dari dasar hatinya,

"Alhamdu Lillah, but the government has no right to do this, we are an Islamic group"

Subhanallah. Betapa indahnya perjuangan
berdiri dalam barisan panji Lailahaillallah
Bila tiada hubungan dengan kebatilan.
Hanya perlu redha Allah.
Takutkan murka Allah
Begitu megah dia berdiri.
Izzah dengan islam
Izzah dengan dakwah ini.

..."Da'wah represents neither money nor belongings which can be confiscated by a secular state whose members are fighting Allah, His Messenger and the Muslim Ummah.
Let the state confiscate our money and belongings, but it cannot confiscate our faith. Our message is one of da'wah and of people who perform this da'wah.
We stand under the umbrella of 'there is no god but Allah and Muhammad is His Messenger'"....
[Return of the Pharaoh]

Kisah kedua..

terlalu immortal.
kisah yang Allah titipkan kepada Rasulullah
dan kita

"Kami ceritakan kisah mereka kepadamu [Muhammad] dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk; (13) dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata: "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran". (14)
[Kahfi]

Tujuh orang pemuda
ditentang oleh pemerintahan yang zalim
tetapi
iman mereka teguh.

"Firm faith"
itulah titik persamaan mereka,
zaman berzaman
yang menggerakkan mereka untuk terus
dan terus
menegakkan kebenaran.

biarpun ditentang,
dipenjarakan,
dihalau.

dakwah mereka dakwah al-Haq
seruan mereka seruan Lailahaillallah.
Keyakinan mereka
meluaplan kebenaran demi kebenaran.
dari hati yang mahu mempertahankan islam.
Firm faith --> hanya itu yang mereka pertahankan
sangat teguh.

perjuangan mereka dan kita.
sama.

Duhai hati.
teruslah yakin.
Allah akan memberikan Nur pada pejuangNya.
bekerjalah dengan kebenaran ini.
Hanya Quran dan Sunnah
titik.
kerana kebenaran ini sahaja yang berkekalan.

sampai kita boleh senyum kat Allah
dan Allah senyum kat kita balik.

Ya Allah, plzzzz. tetap dan teguhkan hati kami? redhaMu pengubat rindu.

Biiznillah
daie kecil


No comments:

Post a Comment